Hewan yang Harus Diwaspadai

8 Jenis Hewan Peliharaan yang Harus Diwaspadai

Anda penggemar binatang peliharaan? Berhati-hatilah karena binatang kesayangan Anda mungkin saja dapat mengakibatkan penyakit bagi Anda dan keluarga. Hal ini dinyatakan oleh American Academy of Pediatrics baru-baru ini. Berikut adalah jenis hewan peliharaan yang harus diwaspadai:

Berbagai jenis reptil

Kura-kura kecil telah dilarang untuk diperdagangkan di toko hewan peliharaan beberapa dekade lalu, karena menjadi media salmonella. Salmonella merupakan mikroorganisme penyebab penyakit pada usus, dan dapat mematikan pada anak-anak. Reptil jenis lain, seperti iguana, kadal, dan ular juga mengandung kuman salmonella.

Hamster

Binatang pengerat ini memang menggemaskan, tapi perlu diwaspadai karena hamster membawa salmonella. Selain itu, hamster juga membawa virus penyebab radang otak, yang dapat menyebabkan kerusakan syaraf permanen.

 

Landak

Landak juga membawa kuman salmonella, serta rabies. Selain itu duri-duri tajamnya dapat membahayakan, dan dicurigai mampu menularkan penyakit infeksi jamur kulit.

 

Monyet dan primata lainnya

Monyet jenis macaque menularkan virus herpes B, yang menyebabkan radang selaput otak (meningitis) yang fatal pada manusia. Selain itu, monyet juga menularkan tuberculosis.

 

Ayam dan unggas lainnya

Juga membawa kuman salmonella.

 

Musang

Berbahaya karena dapat menyerang anak-anak. Dilaporkan terjadinya serangan yang menyebabkan putusnya telinga dan hidung anak-anak akibat serangan musang.

 

African Gambian Rat

Menyebarkan monkeypox, sejenis cacar.

 

Rakun, kucing besar, dan binatang buas lainnya

Sangat berbahaya bila dibiarkan bersama anak-anak.

“Meskipun dekat dengan binatang peliharaan adalah sesuatu yang baik untuk anak-anak, namun patut diwaspadai risiko yang mungkin terjadi”, kata Joseph Bocchini, ketua jurusan pediatric pada Louisiana State University Health Sciences Center di Shreveport. Dia juga menyatakan bahwa binatang yang umum dipelihara seperti anjing, kucing, dan ikan juga harus diwaspadai. Anjing dan kucing dapat menyebarkan beberapa penyakit seperti toksoplasmosis, penyakit pada usus, serta demam akibat cakaran. Ikan dapat menyebabkan infeksi mycobacteriapenyebab penyakit pada paru-paru, kusta, serta berbagai infeksi kulit lain.

Tentu saja Anda tidak harus berhenti memelihara binatang kesayangan Anda, yang harus Anda lakukan adalah berhati-hati dan menjaga kebersihan setiap selesai memegang binatang tersebut. “Kesehatan binatang peliharaan harus selalu diperhatikan, juga patuhi jadwal imunisasi yang ada”, imbuh Joseph Bocchini.

Jadi bermainlah dengan binatang kesayangan Anda, tapi jangan lupa untuk mencuci tangan setelahnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s